Tindakan pencegahan untuk
Perkakas Tangan
Sebelum digunakan, perkakas tangan harus diperiksa kerusakannya. Alat yang tidak aman sebaiknya tidak digunakan.
2. Jaga kebersihan perkakas, terutama bagian pegangan perkakas, agar tidak tergelincir dan terjatuh saat keluar bengkel.
3. Kenakan alat pelindung diri yang sesuai seperti masker mata, sarung tangan, dll.
4. Gunakan perkakas tangan dengan postur dan teknik yang benar, dengan keluaran yang stabil dan aman, serta tidak menggunakan tenaga yang berlebihan.
5. Saat menggunakan alat tajam, jangan mengarahkan pisau atau bagian tajam ke arah orang lain.
6. Bila tidak digunakan, alat harus dilindungi dengan cara membungkus mata pisau atau bagian tajamnya dengan bahan pelindung agar alat tidak dibawa dengan tangan atau dimasukkan ke dalam saku.
7. Perkakas tangan tidak boleh disalahgunakan untuk keperluan lain.
8. Memahami ciri-ciri berbagai perkakas tangan dan menggunakannya dengan benar.
Tips keselamatan dalam membawa perkakas tangan
1. Saat membawa perkakas tangan, perkakas tersebut harus ditempatkan pada tali khusus,
Tas Perkakas , atau ember perkakas, tidak dimasukkan ke dalam saku pakaian, atau dimasukkan ke dalam ikat pinggang.
2. Untuk peralatan yang sementara tidak digunakan, harus disimpan di tempat yang sesuai dan ditempatkan dengan mantap agar tidak terjatuh dan melukai orang. Bahan-bahan tersebut tidak boleh ditempatkan pada perancah, pipa di atas kepala, atau bagian mekanis yang bergerak.
3. Operator harus memindahkan alat secara bergandengan tangan dan tidak membuangnya; Saat mengoper perkakas yang ujungnya tajam, gagangnya harus menghadap orang yang menerima perkakas.